Energi Bobotoh
KEMBALI tampil di Stadion Siliwangi menjadi beban yang sangat berat bagi Hilton Mauro Moreira. Tentu bobotoh sangat berharap Persib bisa memetik kemenangan setelah "Maung Bandung" mengalami kekalahan pahit saat melawan Persisam Putra Samarinda, Kamis (20/1).
Bagi Hilton, laga melawan Arema Indonesia, Minggu (23/1) ini merupakan kali pertama ia beraksi di Stadion Siliwangi setelah absen pada enam pertandingan sehabis pemulihan cedera robek ligamen pada April 2010 lalu.
Hilton mengakui ada atmosfer yang berbeda dengan adanya nyanyian dukungan yang datang dari tribun penonton. Dukungan bobotoh menjadi suntikan energi positif bagi penampilan keempatnya bersama Persib pada musim ini.
Saat melawan "Singo Edan", Hilton juga akan kehilangan partnernya, Cristian Gonzales, yang diganjar hukuman kartu merah ketika lawan Persisam. Dalam dua musim ini, Hilton dan Gonzales merupakan duet penyerang Persib yang cukup diperhitungkan lawan. Lelaki asal Brasil kelahiran 27 Februari 1981 ini dikenal sebagai penyuplai umpan-umpan akurat kepada kaki kiri Gonzales.
"Enggak ada Gonzales memang ada perbedaan. Dia memiliki naluri mencetak gol yang luar bisa. Tetapi hal itu jangan dijadikan masalah. Ada atau tidak ada Gonzales sama saja. Masih ada penyerang lain yang sama bagusnya seperti Fandi (Rachmat Afandi), Pablo Frances. Namun, saya tidak tahu siapa yang akan diturunkan nanti," tutur ayah satu anak itu.
Mengenai kekuatan lini depan Persib, mantan pemain Deltras Sidoarjo itu mengakui, ketika ia kembali membela Persib terdapat perbedaan. Ketika di bawah Jaya Hartono, Persib selalu menerapkan dua striker. Kini, Daniel Roekito menempatkan tiga striker.
"Kalau ingin menyerang, kita gunakan tiga striker dengan formasi 4-3-3. Kalau ingin sedikit bertahan hanya dengan dua penyerang seperti dalam skema 3-5-2. Saya enggak masalah, pelatih sudah tahu bagaimana meracik timnya. Yang penting kita bisa main bagus," ujar pemain asal Sao Paulo Brasil itu.
Hilton mengakui, dia masih memiliki kekurangan setelah mengalami cedera. Menurut dia, fisiknya secara umum sudah kuat, rasa sakit sehabis cedera sudah hilang. "Namun, memang saya sedikit kaku di lapangan, saya masih kurang cepat. Butuh lima kali pertandingan untuk mengembalikan performa saya seperti sebelumnya. Saya harus terus konsentrasi dan mencari solusi," kata pemilik nomor punggung 10 itu.
Menghadapi Arema, Hilton tidak ingin terlalu memikirkan kekuatan lawan meskipun Arema merupakan tim yang kuat. Bagi Hilton, sebagai tuan rumah Persib harus lebih kuat apalagi dengan hadirnya bobotoh. "Yang penting tim kita saja dulu. Saya enggak mau memikirkan lawan seperti apa karena yang terpenting kita yang harus tanggung jawab atas tim ini," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar